Kepopuleran kopi sebagai salah satu jenis minuman yang disukai banyak orang dari berbagai kalangan memang sudah terbukti adanya. Hal itu tak hanya ditandai dengan semakin menjamurnya kedai kopi di setiap daerah di Indonesia, tetapi olahan kopi yang dijual di pasaran pun masih jadi yang paling dicari. Jika kopi terkenal kaya manfaat karena kandungan antioksidan di dalamnya, maka hal itu juga berlaku bagi ampasnya. Meski tak bisa dikonsumsi lagi, ampas kopi masih bisa digunakan untuk merawat tanaman. Kandungan ampas kopi yang menakjubkan ini punya banyak manfaat buat tanaman. Ampas kopi akan menambah sejumlah besar nitrogen yang memungkinkan tanaman menyerap air dan nutrisi.
Cara pemanfaatan ampas kopi
1.Pupuk Langsung
Selain dibuat kompos, ampas kopi juga bisa ditaburkan langsung ke tanah. Ini merupakan cara yang paling mudah dan praktis. Tambahkan ampas kopi langsung ke tanah di kebun. Caranya, taburkan ampas kopi ke tumpukan kompos atau menaruhnya bersamaan denga filter kopinya.
Dalam jumlah yang lebih sedikit, terutama bila dicampur dengan bahan kering, ampas kopi akan melepaskan nitrogennya. Bubuk kopi bekas sebenarnya hampir netral dalam pH, jadi seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran tentang keasamannya.
2.POC (Pupuk Organik Cair)
Selain ditaburkan langsung, kamu bisa menjadikan ampas kopi sebagai pupuk cair. Tambahkan 2 cangkir bubuk kopi bekas ke dalam ember berisi 5 galon air. Biarkan air ini terendam selama beberapa jam atau semalaman. Ramuan ini bisa kamu gunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Pupuk cair dari ampas kopi juga bisa digunakan untuk menutrisi daun. Gunakan semprotan pupuk cair ini untuk menyiram dan memberi makan daun tanaman.
3.Pengusir Hama
Ampas kopi terkenal bersifat abrasif, jadi pembatas tanah yang ditempatkan di dekat tanaman rawan siput dapat membantu melindungi tanaman. Lapisan tipis ampas kopi tidak hanya bermanfaat bagi tanah, pinggiran tajam dan abrasif serta keasaman alami kopi bergabung untuk menjadi penghalang siput yang baik
4.Sebagai Mulsa
Manfaat ampas kopi untuk kesuburan tanaman selanjutnya adalah dapat digunakan sebagai mulsa. Ketika organisme di tanah perlahan-lahan memecah bubuk kopi, mereka menambahkan nitrogen ke tanah dan memperbaiki strukturnya secara keseluruhan. Cacing tanah juga membantu mengolah tanah ke dalam tanah, selanjutnya meningkatkan teksturnya. Ampas kopi meningkatkan daya tampung air tanah dan menurunkan pertumbuhan gulma. Cukup tambahkan ampas kopi di atas tanah sekitar 1 inci. Kamu juga bisa mencampurkan tanah dengan kompos yang sudah dibuat sebelumnya. Saat menggunakan ampas kopi untuk mulsa, pH ampas menjadi netral saat terurai Hindari lapisan ampas kopi yang tebal, karena akan memadat dan membentuk kerak padat yang tidak memungkinkan udara atau air masuk
Meski manfaat ampas kopi untuk tanaman hias terlihat menjanjikan, tidak semua tanaman cocok menggunakan ampas kopi. Tanaman yang cocok dengan ampas kopi terutama tanaman yang menyukai asam sebab kopi akan menurunkan pH tanah. Beberapa jenis tanaman seperti mawar, azalea, lili dan hollies bakal tumbuh dengan baik berkat ampas kopi. Tanaman sayur juga cocok menggunakan ampas kopi. Anda disarankan menggunakan ampas kopi yang sudah dikompos. Kompos ampas kopi bakal disukai blueberry, bayam, selada, dan arugula. (bgs)