Kementrian Perindustrian Republik Indonesia telah memberikan bantuan sejumlah mesin pengolah teh hijau kepada anggota Paguyuban Tani Lestari yang merupakan organisasi paying petani teh dari 14 Kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Bantuan yang telah diberikan ini merupakan apresiasi Kemenperin terhadap usaha industry teh rakyat yang tengah digerakkan kembali oleh Paguyuban Tani Lestari. Mesin pengolah teh menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong terciptanya wirausaha baru disektor teh berbasis kelompok tani, meningkatkan nilai tambah petani, optimalisasi produksi dan kualitas teh rakyat serta peningkatan kapasitas SDM petani dimana sejauh ini banyak sekali petani teh yang belum dapat memproduksi teh secara modern. Hal ini dijelaskan banyak ditemui petani yang mengolah pucuk basah secara tradisional hanya untuk mencukupi konsumsi keluarga, artinya teh yang diproduksi secara rumah tangga belum dapat dikatakan bernilai ekonomis.
Disisi lain, banyak petani yang masih menggantungkan hidup kepada pengumpul/trader pucuk dari buyer (packer maupun perusahaan), dalam kondisi ini petani tidak memiliki pilihan selain menjual pucuk basah, akhirnya selama ini petani teh hanya sebagai penjual pucuk basah. Tragisnya lagi harga pucuk ditentukan oleh buyer sehingga petani tidak mendapatkan margin yang lebih baik. Pilihan bantuan mesin pengolah teh hijau mendorong untuk mengurangi ketergantungan petani kepada buyer pucuk dan mengoptimalisasi kualitas pucuk segar untuk diolah.
Direktorat Jenderal industry Agro Kementrian Perindustrian telah menyerahkan bantuan mesin pengolahan pada kelompok tani di Kabupaten Subang pada tanggal 16 Oktober 2018 dan kelompok tani di bandung Barat pada tanggal 17 Oktober 2018. Di bulan Sebelumnya, Kementrian Perindustrian juga telah menyerahkan mesin pengolah teh untuk kelompok tani di Kabupaten Garut. Bahkan saat ini kelompok tani teh di Garut yang diwakili oleh kelompok tani Perintis VII telah memproduksi teh kering sekitar 2 ton. Rencananya pada bulan November 2018 ini, kemenperin kembali menyerahkan satu set mesin pengolah teh hijau untuk kelompok tani di Cianjur. Adapun alat atau mesin pengolah yang diberikan kepada kelompok tani antara lain : 1 set rotary panner, 1 set jakson presstop, 1 set cooler, 1 set repeat roll, 1 set ball tea. Dengan diberikannya peralatan pengolahan teh tersebut dapat meningkatkan semangat petani teh untuk maju dan berkembang mengelola perkebunan teh serta menjadi petani teh yang berdaya saing dan mandiri.