Login

Pengendalian PBKo Pada Tanaman Kopi Secara Alami

Dipublikasikan pada 18 Juli 2019 16:07:29

Coffee Culture

Penggerek Buah Kopi (PBKo) adalah hama yang biasa menyerang di tanaman kopi. Hama tersebut dapat dapat menyerang semua jenis kopi (Arabika, Robusta, dan Liberika). Adanya serangan hama PBKo ini dapat mengganggu produktivitas tanaman kopi. Hama PBKo ini membuat lubang di bagian ujung buah kopi dan masuk kedalamnya. Di dalam buah kopi tersebut, hama PBKo akan mengambil nutrisi dari buah dan berkembang biak. Menurut Tobing dkk (2007), hama PBKo dapat menyerang buah yang masih muda (belum mengeras). Buah kopi tersebut hanya akan dilubangi bagian bawahnya, untuk mendapatkan makanan dan ditinggalkan. Sedangkan pada buah kopi yang telah mengeras, selain untuk mendapatakan makanan juga dijadikan tempat berkembang biak serangga PBKo. Akibat adanya lubang pada bawah buah kopi, akan menurunkan mutu kopi akibat nutrisi di dalamnya yang berkurang.

hama penggerek
Gambar : Serangga PBKo jika dilihat dengan menggunakan Mikroskop khusus hama tanaman

Pengendalian hama PBKo ini dapat dilakukan dengan beberapa, baik secara teknis maupun biologis. Pengendalian secara teknis dengan menerapkan sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Yaitu dengan menjaga sanitasi kebun, seperti memangkas semua cabang dan ranting yang tua/kering. Kemudian memupuk tanaman dengan pupuk yang seimbang, menggunakan jenis dan dosis yang sesuai anjuran. Serta dengan memangkas pohon pelindung yang terlalu rimbun, untuk menjaga temperature dan kelembaban tempat pohon kopi ini tumbuh. Selain itu bisa juga dengan menanam kopi yang tahan terhadap serangan PBKo seperti varietas USDA 762 atau Andungsari 2K.

Selain dengan cara teknis, pengendalian hama PBKo juga dapat dilakukan secara biologis, atau menggunakan agen pengendali hayati. Beauveria bassiana merupakan jamur/cendawan yang dapat digunakan sebagai agen pengendali hayati hama PBKo. Cara kerja cendawan ini akan membuat sakit serangga hama, baru kemudian menyebabkan hama tersebut mati. Jamur ini masuk kedalam tubuh serangga dapat melalui kulit, saluran pencernaan, maupun lubang lain yang ada pada serangga. Cendawan Beauveria bassiana dapat menyerang hampir semua jenis serangga. Sehingga tidak bisa diaplikasikan ke tanaman yang pembuahannya dibantu oleh serangga.

lubang pbko
Gambar: Lubang yang dibuat oleh hama PBKo di bagian bawah (diskus) buah kopi


Pengendalian hama PBKo dengan menggunakan Beauveria bassiana ini merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi penggunaan insektisida kimia di lahan. Pengaplikasian cendawan ini dengan cara disemprotkan pada bagian permukaan bawah daun tanaman kopi, dengan dosis 2,5 – 3 Kg/200 Liter air/Ha. Waktu penyemprotan Beauveria bassiana yang paling efektif menurut pernyataan Soetopo dan Indrayani (2007) adalah pada pagi hari sebelum jam 08.00 dan sore hari setelah 15.00. selain disemprotkan, bisa juga dijadikan sebagai jebakan hama. Cara penggunaannya Beauveria bassiana ini dimasukkan kedalam botol mineral, dan diletakkan di dekat tanaman beserta aroma pemikat serangga hama (feromon). Hama akan masuk kedalam botol mineral, dan tertular cendawan Beauveria bassiana.

Diharapkan, dengan menggunakan cendawan Beauveria bassiana dalam mengendalikan hama PBKo, dapat mengurangi penggunaan insektisida kimia dalam pertanaman kopi. (sjr)