Login

Konsep Budidaya Tanaman di Pekarangan Rumah

Dipublikasikan pada 02 Maret 2019 00:00:00

Berita & Artikel

Budidaya tanaman akhir-akhir ini menjadi masalah dalam lingkungan perumahan yang mempunyai lahan sempit. Lahan sempit atau kurangnya ruang vegetasi dapat berdampak kurangnya penyerapan CO2, terjadinya isu iklim global, polusi maupun cemaran bahan kimia. Masalah tersebut seringkali dianggap remeh sehingga jarang untuk memikirkan solusi tentang bagaimana tetap memnafaatkan lahan atau ruangan untuk budidaya tanaman.

Seiring berjalannya waktu Urban Farming merupakan solusi dalam masalah tersebut. Urban farming adalah pemanfaatan lahan sempit maupun ruang terbuka untuk dijadikan lahan hijau produktif. Bentuk kreatif ini merupakan salah satu cara untuk menghemat tempat hingga soilless culture (menanam tanpa tanah). Kesadaran tersebut yang perlu dilakukan untuk menjaga lingkungan sekitar meskipun dalam skala kecil serta untuk kedaulatan pangan (food sovereignty). Greenaration merupakan sebutan unik untuk mengajak generasi penerus mencintai lingkungan.

Aksi dari Greenaration adalah pemanfaatan barang bekas dan penataan lahan sempit. Penggunaan barang bekas, lahan sempit maupun ruang terbuka bukan menjadikan masalah lagi untuk melakukan budidaya tanaman. Penggunaan botol bekas salah satu contoh untuk melakukan budidaya tanaman seperti buah-buahan ,sayuran dan tanaman hias. Tempat yang digunakan tidak memakan lahan yang luas karena bisa di blok susun, di gantung maupun sebagai pot hias untuk mempercantik ruangan.

Konsep budidaya tanaman tersebut diharapkan dapat menjadikan salah satu cara dalam menjaga dan mencintai lingkungan. Menikmati pangan organik  pun tidak merogoh kocek yang dalam lagi dengan memanfaatkan lahan sempit dan barang bekas untuk budidaya tanaman. Selain itu memudahkan para vegetarian dan fruitarians menikmati sayuran dan buah-buahan segar di pekarangan rumah sendiri.