Login

Masa Depan Lampu LED untuk Pertanian

Dipublikasikan pada 25 Februari 2019 11:45:11

Berita & Artikel

Salah satu faktor yang mampu mendorong perkembangan pertanian dalam ruangan (indoor farming) adalah berkembangnya teknologi lampu LED. Lampu LED pertama kali dikembangkan sekitar tahun 1950. Lampu LED memberikan cahaya lebih lama daripada bohlam ciptaan Thomas Alva Edison, panas yang relatif lebih rendah, dan membutuhkan energi listrik lebih kecil daripada jenis lampu lainnya. Keunggulan ini dapat memberikan manfaat lebih bagi penggiat pertanian dalam ruangan. 

Namun demikian, hingga saat ini, lampu LED baru digunakan untuk skala percobaan, karena harganya masih terlalu tinggi untuk bisnis. Untuk bisnis, lampu yang saat ini digunakan membutuhkan tenaga lebih besar daripada LED, tapi lebih mudah rusak. Selain itu, lampu saat ini juga menghasilkan panas relatif lebih besar.

Jeff Mastin, seorang direktur litbang dari sebuah perusahaan pengembang lampu LED, mengatakan bahwa lampu LED merupakan semikonduktor yang dapat digunakan untuk sensor sentuh. Sensor merupakan salah satu teknologi utama dalam otomasi pertanian.

Mastin juga mengatakan bahwa tren saat ini mengindikasikan bahwa LED akan mampu berkontribusi lebih banyak untuk pertanian dalam ruangan, khususnya untuk komoditas hortikultura. Mastin melihat harga LED semakin rendah namun dengan efisiensi yang semakin baik. Meskipun, dalam hal efisiensi, LED mungkin tidak akan berkembang pesat. Namun demikian, Mastin memperkirakan dalam 10 tahun ke depan, LED belum akan ditinggalkan.

Mastin mengatakan ada tiga kondisi yang membuat LED belum bisa menjadi solusi terbaik untuk pertanian dalam waktu dekat. Pertama, harga LED saat ini masih tinggi. Untuk mempercepat pengembalian investasi, LED harus digunakan sesering mungkin. Namun kenyataannya, tanaman biasanya tidak membutuhkan cahaya terlalu lama; beberapa mungkin memerlukan hanya beberapa minggu pencahayaan setiap tahun.

Kedua, jangkauan cahaya LED saat ini belum terlalu luas. Misalnya, penggunaan LED di beberapa tipe rumah kaca (greenhouse) mungkin bukan pilihan yang bijak secara ekonomi, karena saat ini masih tersedia lampu seperti high-pressure sodium yang lebih murah yang cahayanya masih bisa menjangkau area yang cukup luas meski digantung tinggi. Terakhir, beberapa tanaman tidak terlalu baik jika dibudidayakan secara vertikal. Padahal, LED akan lebih bermanfaat jika diterapkan pada budidaya tanaman secara vertikal.