Tempe merupakan salah satu makanan olahan dari kedelai yang difermentasi dengan ragi. Tempe memiliki kandungan vitamin yang sangat baik bagi tubuh manusia. Tidak hanya baik untuk manusia saja ternyata tempe juga bisa diolah menjadi pupuk yang menyuburkan tanaman loh. Jenis POC yang sering kita temui ialah berasal dari kotoran hewan seperti urin kelinci, kotoran kambing/domba. Namun berbeda di Kampung Gagot, bahan untuk membuat POC dengan bahan lain yang tentunya mudah dan murah untuk didapatkan dan sering kita jumpai, seperti tape, tempe, dan minuman probiotik. POC ini memiliki beberapa manfaat diantaranya sebagai pupuk organik, prebiotik, hingga dapat digunakan untuk toilet (pengurai limbah).
Cara membuat POC dari tempe ini sangat mudah sekali dan tidak memerlukan waktu yang lama, berikut langkah-langkahnya.
- Tempe sebanyak 1 kg dipotong kecil-kecil kemudian masukkan kedalam blender.
- Tambahkan 1 botol yakult sebagai sumber bakteri untuk proses fermentasi.
- Masukkan ½ kg gula pasir atau bisa diganti dengan molase kedalam blender, tambahkan sedikit air untuk menghaluskan.
- Setelah halus masukkan larutan tempe tadi kedalam galon bekas berukuran 16 liter, tambahkan air bersih hingga penuh.
- Tutup galon menggunakan plastik es kemudian diberi karet agar kencang, nantinya saat proses fermentasi plastik akan mengembang. Apabila plastik sudah kempes menandakan proses fermentasi sudah selesai dan POC siap digunakan.
POC ini bisa digunakan untuk semua jenis tanaman, dosis yang dianjurkan yaitu 1 liter POC dilarutkan kedalam 10 liter air untuk tanaman keras, sedangkan untuk sayuran 1 liter dilarutkan kedalam 30 liter air. Selain sebagai pupuk POC ini juga bisa digunakan sebagai dekomposer untuk pembuatan pupuk organik padat maupun pengurai kotoran di dalam septic tank.
Menurut penjelasan di video Tanilink TV, penggunaan tempe sebagai bahan utama POC memiliki kelebihan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Protein ini akan diurai oleh bakteri menjadi asam amino yang mudah diserap oleh tanaman, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan daun dan batang. Selain itu, tambahan gula atau molase berfungsi sebagai sumber energi bagi mikroba selama proses fermentasi, sementara probiotik dari yakult memperkaya jumlah mikroorganisme baik yang membantu proses penguraian. Kombinasi ini menjadikan POC berbahan tempe lebih efektif dan cepat siap digunakan dibandingkan pupuk organik cair konvensional.