Login

Potensi Usaha Budidaya Tanaman Kedelai Grobogan

Dipublikasikan pada 19 Juni 2024 15:19:07

Potensi Usaha

Siapa sih yang gak suka makan tahu dan tempe, pasti hampir setiap hari makanan ini ada di hidangan kita. Tempe dan tahu merupakan contoh produk olahan dari kedelai yang diproses dengan ragi. Kedelai (Glycine max) merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting di Indonesia .Kedelai memiliki rasa yang gurih dan banyak mengandung protein, kalsium serta gizi penting lainnya. Selain dijadikan tempe/ tahu kedelai juga banyak diolah menjadi kecambah, susu kedelai, taoco, oncom, dan masih banyak lagi, sehingga idak heran apabila kedelai ini banyak sekali peminatnya. Budidaya kedelai ini menjadi bisnis yang menarik mengingat permintaan pasar yang tinggi serta harga jualnya yang juga cukup tinggi. Disisi lain saat ini negara Indonesia masih melakukan impor untuk komoditas kedelai.

Di daerah Grobogan, Jawa Tengah menjadi salah satu sentra budidaya kedelai di Indonesia dan sudah menghasilkan varietas Grobogan. Kedelai varietas Grobogan ini merupakan kedelai unggul yang sangat cocok dibudidayakan di Indonesia. Budidaya kedelai ini juga cukup mudah dilakukan apalagi jika kita menggunakan varietas Grobogan. Hal ini karena varietas tersebut dikembangkan di Indonesia sehingga sudah sesuai dengan kondisi iklim serta tingkat serangan hama dan penyakit.

Cara Budidaya Kedelai

  1. Lakukan pengolahan lahan dengan cara dibajak agar tanah menjadi gembur.
  2. Berikan pupuk dasar menggunakan pupuk kandang kemudian tutup dengan tanah.
  3. Siapkan benih varietas Grobogan kemudian berikan perlakuan sebelum tebar benih.
  4. Penebaran benih ke lahan baiknya dilakukan sehari setelah turun hujan.
  5. Lakukan perawatan seperti penyiraman, penyiangan gulma, pengendalian OPT, serta pemberian pupuk susulan. Pupuk susulan bisa menggunakan NPK Plus/ Phonska.
  6. Hama seperti ulat grayak dan penyakit seperti karat daun sering menyerang tanaman kedelai. Penggunaan pestisida secara tepat dan pemantauan rutin sangat diperlukan.
  7. Panen kedelai bisa dilakukan setelah tanaman berumur 75 hari yang ditandai dengan polong berwarna kecoklatan.

Analisa Usaha Komoditas Kedelai dengan Luas Lahan 1 Hektare

No

Item

Harga

Jumlah

Total

Biaya Tetap

1

Sewa Lahan

Rp 5.000.000

1 hektare

Rp 5.000.000

2

Peralatan (cangkul, sabit, spayer, drum)

Rp 1.000.000

4 paket

Rp 4.000.000

3

Pompa

Rp 2.000.000

3 paket

Rp 6.000.000

4

selang

Rp 400.000

30 rol

Rp 12.000.000

A

Total Biaya Tetap

Rp 27.000.000

Penyusutan

1

sewa lahan

Rp 10.000.000

4 musim

Rp 1.250.000

2

Peralatan (cangkul, sabit, spayer, drum)

Rp 4.000.000

16 musim

Rp 250.000

3

Pompa

Rp 6.000.000

16 musim

Rp 375.000

4

selang

Rp 12.000.000

16 musim

Rp 750.000

B

Biaya penyusutan per musim

Rp 2.625.000

Biaya Variabel

1

Benih

Rp 15.000

40 kg

Rp 600.000

2

pupuk

 

 

 

 

UREA

Rp 550.000

1 sak (50 kg)

Rp 550.000

 

Phonska

Rp 300.000

6 sak (25 kg)

Rp 1.800.000

3

Obat & pestisida

Rp 1.000.000

1 paket

Rp 1.000.000

4

Tenaga kerja

Rp 75.000

50 HOK

Rp 3.700.000

5

biaya air/ listrik

Rp 500.000

3 bulan

Rp 1.500.000

C

Total Biaya Variabel 

Rp 9.200.000

Potensi hasil panen per hektare nya bisa mencapai 2,5 ton, yang mana 1 kilogram kedelai dipasaran dihargai sekitar 13 ribu rupiah. Sehingga total pendapatan untuk 1 musim tanam kurang lebih Rp 32.500.000,00/ hektare. Modal yang dikeluarkan meliputi biaya tetap/ musim tanam (B) dan biaya variabel (C) sekitar Rp 11.875.000,00. Keuntungan bersih yang didapatkan yaitu Rp 20.675.000,00/ musim tanam. Berdasarkan analisis usaha diatas R/C ratio nya di angka 2,73 sedangkan B/C rasionya diangka 1,74. Usaha budidaya kedelai sangat layak dan menguntungkan karena nilai R/C rationya lebih dari 1.

Budidaya kedelai dapat memberikan keuntungan yang cukup signifikan dengan perencanaan dan manajemen yang tepat. Faktor-faktor seperti pemilihan varietas, kondisi lahan, iklim, teknik penanaman, pemupukan, dan pengendalian hama harus diperhatikan dengan baik. Dengan perhitungan yang teliti, petani dapat mengoptimalkan hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. (yos)