Login

Mengenal Jadam Microbial Solution (JMS), Pupuk Ampuh Asal Korea Untuk Tanaman

Dipublikasikan pada 29 April 2024 17:11:54

How To

Jadam merupakan salah satu metode budidaya pertanian asal Korea yang menerapkan prinsip organik. Pada dasarnya semua akan kembali ke alam sehingga tidak perlu bahan-bahan kimia dalam budidaya pertanian. Keadaan alam saat ini sudah mulai rusak semua karena pengaruh penggunaan bahan kimia. Dengan menerapkan prinsip jadam akan membantu memperbaiki kondisi alam menjadi seperti semua. Sehingga di masa mendatang akan menghemat penggunaan pupuk dan pestisida. Salah satu penemuan dalam metode jadam ini adalah Jadam Microbial Solution (JMS).

JMS merupakan mikroorganisme lokal yang akan bekerja untuk mengurai bahan organik dan menyuburkan tanah. Dengan banyaknya mikroba di dalam tanah maka bahan organik yang ada di tanah atau serasah daun yang jatuh akan lebih cepat terurai menjadi unsur hara yang tersedia bagi tanah. Untuk membuat JMS ini sangat mudah sekali, bahan-bahannya pun dapat kita jumpai di alam sehingga tidak perlu keluar modal banyak.

Cara membuat Jadam Microbial Solution (JMS)

  1. Siapkan air hujan di dalam ember sebanyak 10 liter
  2. Ambil tanah humus (lapisan atas tanah) dari beberapa kebun atau di dekat perakaran pohon bambu, bisa ambil bersama serasah daunnya yang mulai lapuk
  3. Rebus kentang dan empon-empon hingga lunak
  4. Tambahkan 1 sdm garam krosok kemudian aduk hingga larut
  5. Masukkan 2 genggam tanah kedalam kain/ kaos kaki, masukkan juga kentang dan empon-empon pada kaos kaki yang lain (jumlah kentang 2 x jumlah tanah)
  6. Gantung bahan-bahan tersebut diatas ember dan celupkan kedalam air
  7. Kemudian remas-remas hingga sarinya keluar, setelah selesai biarkan bahan-bahan tersebut tetap menggantung dan tercelup
  8. Tutup ember dengan rapat dan diamkan selama 24 jam, simpan di tempat yang teduh.

Apabila muncul banyak buih pada JMS tandanya pembuatan JMS berhasil dan siap diaplikasikan ke tanaman. Dosis yang digunakan yaitu 1 JMS untuk 10 liter air, siramkan pada tanaman saat pagi/ sore hari. Namun JMS ini hanya dapat bertahan selama 12 jam jadi harus segera dihabiskan. Buat secukupnya saja sesuai dengan luasan lahan kita yang akan kita pupuk. Aplikasikan JMS secara rutin setiap bulan agar jumlah mikroba di dalam tanah semakin banyak.(Yos)