Login

Mengenal Janggelan, Bahan Utama Cincau Hitam. Cara Budidaya dan Manfaatnya

Dipublikasikan pada 31 Januari 2024 10:52:08

How To

Tanaman daun janggelan dikenal dengan sebutan cincau hitam yang mana mungkin banyak orang yang tahu mengenai makanan itu. Daun janggelan ini sendiri yaitu bahan utama yang terdapat pada pembuatan cincau hitam. Tanaman ini kaya serat, dan dapat juga mengobati berbagai penyakit seperti demam, sakit perut, diare, batuk, gangguan pencernaan dan tekanan darah tinggi. Selain Indonesia, khasiat daun janggelan juga dikenal di Filipina, Taiwan, Cina, dan Korea.

Sistem budidaya tanaman janggelan juga masih sederhana artinya belum dikelola dengan baik dan benar, padahal sistem budidaya ini sangat mempengaruhi kualitas daun. Biasanya mereka menanam di sela-sela tanaman pokok seperti ketela pohon, tanpa ada perawatan. Meskipun demikian jumlah produksi saat panen bisa mencapai antara 15 ton sampai dengan 20 ton daun janggelan baik dalam bentuk basah.

Cara budidaya

  1. Persiapan lahan

    Tanah yang akan ditanam diolah terlebih dahulu dibersihkan dari tanaman yang mengganggu seperti gulma dan rumput liar sampai ke akarnya. Buat lubang tanam dengan jarak 50 cm × 50 cm, pupuk setiap lubang tanam dengan pupuk dasar. Perkiraan. 6-9 ton pupuk kandang dibutuhkan per hektar lahan.

  2. Persiapan Bibit Daun Janggelan

    Pilih bibit yang berasal dari rumpun cincau hitam tua dan pasti memiliki air dengan ketinggian sekitar 15 hingga 20 cm.

  3. Penanaman Daun Janggelan

    Menanam bibit cincau hitam harus lebih baik di awal musim hujan. Tanam 2 hingga 3 biji stek cincau ke dalam setiap lubang tanam yang sudah disiapkan. Ketika benih cincau berumur sekitar 5 hingga 20 hari setelah tanam, daun hijau baru akan muncul.

  4. Pemupukan

    Saat tanaman telah berusia sekitar satu bulan sebaiknya tanaman diberi pupuk dengan menggunakan pupuk N dan P yang perbandingan 2:1. Setelah tanaman berusia 2 bulan sebaiknya melakukan pemupukan kembali, pemupukan ini langsung disebarkan pada tanaman cincau hitam dengan barisan tanaman sejauh 20-25 meter dari induk tanaman cincau hitam.

  5. Hama dan penyakit

    Penyakit yang biasa menyerang tanaman cincau yaitu penyakit bubuk batang. Penyakit tersebut menyerang usia tanaman sekitar 10-20 hari, saat penyakit ini menyerang langsung bisa diatasi dengan menggunakan fungisida. Sementara hama yang sering menyerang tanaman cincau yaitu hama ulat daun, uret, ulat jengkal, tayap putih.
  6. Panen

    Daun janggelan pada umumnya akan menumbuhkan bunga yakni sekitar 4 bulan setelah masa tanam. Ketika sedang panen, tanaman tua ini dipotong dengan sabit atau dengan alat lain lalu anda keringkan dengan cara dijemur.

Manfaat daun janggelan

  1. Dapat Mengobati batuk
  2. Dapat Mencegah hipertensi
  3. Dapat Mengatasi perut kembung
  4. Pengobatan panas dalam
  5. Dapat Mengurangi risiko diabetes
  6. Dapat Mengatasi masalah pencernaan
  7. Baik untuk diet
  8. Dapat Melawan tumor dan kanker
  9. Dapat Mengatasi asam lambung

Harga daun janggelan yang sudah dikeringkan harga per kg berkisar antara Rp 9.000,- sampai dengan Rp 10.000, untuk kualitas super atau grade A. Untuk kualitas biasa atau Grid B harga per kg sekitar Rp 4.000,- sampai dengan Rp 5.000,- basah Rp 300,- sd Rp 1.500,-. biasanya petani menjual da?am bentuk kering campur batang.Hal ini disebabkan karena pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani janggelan masih sangat terbatas, sehingga kondisi ini diperlukan adanya intervensi dan pendampingan dari pihak lain seperti perguruan tinggi dan dinas terkait. (bgs)