Login

Pembuatan Pakan Kambing Dengan Cara Fermentasi

Dipublikasikan pada 19 Desember 2023 17:26:10

How To

Produksi dan produktivitas ternak yang tinggi menjadi tujuan dan sangat diidamkan oleh peternak. Pertumbuhan/pertambahan bobot badan yang maksimal serta interval kelahiran yang optimal akan memaksimalkan keuntungan yang diperoleh. Pakan merupakan komponen penting bagi hewan ternak untuk bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Pakan ternak memiliki peranan penting dalam pengembangan hewan ternak salah satunya adalah ternak kambing. Dalam beternak kambing hal yang perlu diperhatikan adalah pemberian pakan. Pakan sangat membantu dalam proses penggemukan kambing. Ternak kambing yang gemuk tentu memiliki nilai jual yang tinggi dan juga dagingnya sangat laris di pasaran.

Permasalahan yang masih ada sampai sekarang adalah secara umum peternak memberikan pakan seadanya tanpa mempertimbangkan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak yang pada umumnya kebanyakan hanya rumput dengan jumlah dan mutu tidak sesuai kebutuhan, sehingga berpengaruh terhadap reproduksi (perkembangbiakan) dan pertumbuhan ternak yang kurang maksimal.

Pakan fermentasi ternak merupakan salah satu pakan alternatif yang sangat bermanfaat. Peternak kambing bisa memanfaatkan Jerami atau gedebog pisang yang dibuat sebagai pakan ternak. Dengan pakan fermentasi ini peternak kambing tidak usah repot lagi untuk mencari rumput, karena pakan fermentasi ini terbukti memiliki banyak manfaat dan keunggulannya.

Kelebihan pakan ternak Fermentasi

Pakan ternak fermentasi mampu membantu meningkatkan produksi susu kambing, terutama untuk jenis kambing Etawa. Pakan fermentasi bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan hewan ternak. Mampu meningkatkan berat badan pada kambing dan akan tumbuh secara alami. kambing yang diberikan pakan fermentasi akan tumbuh sehat dan juga membantu proses penggemukan kambing. Kambing yang diberikan pakan fermentasi memiliki daging yang lebih berisi dan juga sangat rendah kolesterol. Meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kekebalan tubuh pada kambing. Kotoran yang dihasilkan tidak memiliki bau seperti ternak yang diberikan pakan rumput. Selain itu kotoran yang diproduksi jauh lebih sedikit.

Bahan yang diperlukan

  • 250-300 Kg pakan serat (jerami, rumput, gedebog pisang). 20 Kg pakan karbohidrat (dedak, bekatul, ampas tela, dll)
  • 50-60 Kg pakan protein (kulit ketela, ampas tahu, pollar)
  • 70 liter air
  • 1 Kg garam
  • 3 liter tetes tebu atau molase
  • 5 sampai 10 tutup botol EM4 Peternakan.

Cara membuat fermentasi pakan ternak

  1. Siapkan probiotik jenis Em4 yang dapat dibeli di toko pertanian atau peternakan
  2. Siapkan tempat yang besar  digunakan untuk mencampur bahan dan memproses fermentasi
  3. Bahan-bahan pakan hijauan yang dapat  difermentasi adalah  jerami, gedebog pisang, rumput hijauan
  4. Cacah atau potong semua bahan hijauan menjadi ukuran yang lebih kecil, agar cepat dan ukurannya seragam bisa menggunakan mesin pencacah
  5. Larutkan tetes atau air gula dan probiotik em4 (sesuai ukuran)dengan air menjadi 1 dengan takaran yang sudah disebutkan di atas.
  6. Siapkan terpal untuk mengaduk semua bahan kemudian larutkan cairan probiotik tersebut, agar mudah campur di atas terpal
  7. Masukkan semua bahan kedalam wadah sedikit demi sedikit lalu diinjak injak hingga padat
  8. Tutup rapat semua bahan dengan plastik agar proses fermentasi lebih sempurna
  9. Pakan fermentasi ini bisa dibuka  Setelah 2 minggu dan siap diberikan kepada ternak. Ciri-ciri hasil fermentasi yang baik, baunya agak harum, warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan, teksturnya lemas (tidak kaku) tidak busuk dan tidak berjamur

Bahan-bahan pakan yang dapat difermentasi tersebut sangat mudah kita dapatkan di sekitar kita, dengan demikian  dapat menjadikan solusi ketersedian pakan kambing tanpa harus ngarit setiap hari dan tidak tergantung oleh cuaca dan musim. Pemeliharaan dengan metode fermentasi ini akan membantu stok pakan dalam beberapa waktu kedepan, sehingga tidak perlu disibukkan dengan aktivitas mencari pakan. Selain ini dengan diberinya pakan fermentasi membuat kotoran ternak tidak berbau, daging menjadi lebih berlemak dibandingkan dengan hanya diberi pakan hijauan saja. (bgs)