Setelah makan pisang, biasanya kita secara otomatis akan langsung buang kulitnya. Tapi ternyata kulit pisang juga punya khasiat, lho.
Sebelum kita membahas tentang khasiat kulit pisang, mari berbicara sedikit tentang buah pisang yang juga bermanfaat untuk kesehatan gigi dan mulut. Pisang memiliki zat penyeteril yang terkandung dalam fluoride berguna untuk radang mulut dan gusi. Selain itu, pisang juga dapat membantu untuk memperkuat gigi saat proses pembentukan gigi dengan kandungan zat besi dan vitamin D. Tidak hanya buahnya, namun kulit pisang juga memiliki khasiat untuk memutihkan gigi.
Kulit pisang memiliki kandungan mineral dan fitokimia. Pada komponen mineral di dalamnya terdapat besi, kalsium, natrium, potasium, dan mangan, sementara pada komponen fitokimia terdapat flafonoit, tanin, alkaloid, dan saponin. Saponin, kalium, dan mangan yang terdapat pada kulit pisang lah yang bekerja sebagai pembersih dan pemutih gigi. Pada kulit pisang juga mengandung antioksidan yang lebih banyak dibanding buah pisang. Adanya antioksidan di dalam gigi dapat memperlambat atau menangkal efek berbahaya dari radikal bebas.
Kulit pisang yang merupakan karbon aktif dapat mengikat kromogen pada gigi. Kromogen ini adalah salah satu zat yang menjadi penyebab utama gigi kuning. Selain kromogen, tingkat keasaman makanan, minuman, atau apapun yang masuk ke mulut kita juga berpengaruh pada gigi kita. Tingkat keasaman yang tinggi dapat mengikis lapisan terluar gigi (enamel) kita. Penyebab gigi menjadi kuning yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari adalah teh, kopi, dan rokok. Selain itu, minuman anggur (wine) juga dapat menyebabkan gigi kuning.
Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa kulit pisang dapat memutihkan gigi. Namun, yang perlu dicatat adalah kulit pisang dibentuk dalam pasta gigi, gel, atau sudah diekstraksi. Mengaplikasikan kulit pisang langsung ke gigi belum terbukti memberikan efek yang signifikan karena mineral dari dalam kulit pisang tidak keluar secara maksimal.
Lebih lanjut, pada penelitian yang telah dilakukan, pasta gigi atau ekstrak kulit pisang diaplikasikan ke gigi yang sudah dicabut dan diberi perlakuan direndam pada kopi dalam jangka waktu yang berbeda-beda. Hingga kini belum ada penelitian yang melakukan langsung pada gigi sehat atau gigi yang masih menempel pada gusi. Jadi, cara termudah untuk merawat gigi adalah rajin menggosok gigi dengan teknik yang tepat dua kali pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur serta membatasi konsumsi makanan yang menyebabkan perubahan warna gigi. (atk)