Login

Budidaya Kapulaga Hibrida Sampai Sukses dengan Cara Ini

Dipublikasikan pada 19 Januari 2023 10:58:52

Inspirasi Petani

Budidaya kapulaga hibrida adalah salah satu bisnis yang menarik minat masyarakat saat ini. Kapulaga merupakan salah satu tumbuhan rempah – rempah yang bisa digunakan untuk bumbu makanan, bahan pembuatan sabun, parfum dan beberapa produk kecantikan seperti krim.

Jadi jika Anda memiliki lahan luas tentu saja bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menanam kapulaga ini. Seperti salah satu warga Desa Lamuk, Kabupaten Wonosobo bernama Nito yang sudah sukses menggeluti bidang ini sejak sekitar tahun 2019.

Nito melakukan budidaya kapulaga hibrida yang setiap kilo nya bisa dijual sampai 800 ribu. Terdapat 3 jenis tanaman yaitu kapulaga hijau, hibrida dan lokal. Masing – masing memiliki ciri khas. Misalnya kapulaga lokal harganya lebih murah. Lalu jenis hibrida lebih pendek namun mahal.

Kemudian untuk kapulaga hijau memiliki arah tumbuh buah yang berbeda, ada yang atas dan ke bawah. Meskipun harganya mahal namun buahnya tidak tumbuh sebanyak lokal. Anda juga bisa mencoba melakukan budidaya ini dengan mengikuti cara – caranya.

Cara Budidaya Kapulaga Hibrida dengan Benar

Jika sukses menjalankan budidayanya, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dalam jumlah banyak. Seperti halnya Nito yang membawa peluang bagi mayoritas orang di desanya, sehingga mereka juga mencoba melakukan budidaya kapulaga dan menjadi mata pencahariannya.

petani_kapulaga
Nito, petani kapulaga asal Wonosobo. Sumber : https://youtu.be/RA85fxELGaI

Meskipun awalnya Nito juga hanya ikut teman – temannya untuk melakukan budidaya tersebut, namun pada akhirnya pasti berhasil juga. Tentu saja dengan pemahaman budidayanya yang bagus serta perawatan. Anda juga bisa mencoba cara yang dilakukan Nito berikut ini.

Tanam di Lahan yang Cukup

Siapkan lahan terlebih dulu yang cukup untuk budidaya kapulaga hibrida. Jika ingin hasilnya sangat bagus, sebaiknya Anda menyiapkan lahan dengan ketinggian 1200 di atas permukaan laut. Hal ini karena kapulaga bisa bertahan dengan baik di ketinggian tersebut.

Kemudian media tanam yang bisa disediakan adalah polybag. Atau jika tidak ingin polybag, tanamannya bisa langsung ditanam di tanah saja. Pupuk juga merupakan komponen yang wajib diberikan kepada tanaman ini, Anda bisa memberikan pupuk khusus agar tumbuhnya bagus.

Rawat dengan Cara Memberi Pupuk

Rawat tanamannya dengan cara memberikan pupuk kandang. Anda bebas memakai pupuk kambing atau sapi. Kemudian tunggu sampai 6 bulan. Biasanya setengah tahun akan menumbuhkan buah. Di saat itu, Anda harus menyemprotkan pupuk buah ke tanamannya.

Tidak cukup di sana, berikan juga pupuk bunga jika bunganya sudah mulai bertumbuh. Jadi Anda perlu menyiapkan 3 jenis pupuk yaitu pupuk kandang, pupuk Bunga dan pupuk buah. Waktu tunggu sampai buahnya benar – benar bisa dipanen adalah sekitar 1,5 tahun.

Panen Lalu Jemur Jika Ingin Produk Kering

Proses dalam budidaya kapulaga hibrida yang terakhir adalah memanennya di saat usia tanaman sudah mencapai 1,5 tahun. Pada usia tersebut kapulaganya sudah tua. Jadi jangan sampai memanen kapulaganya saat masih muda karena tidak terlalu berkualitas.

Setelah dipanen, Anda bisa menjemurnya jika ingin kapulaganya kering. Jadi nantinya Anda bisa menjual 2 jenis, yaitu kapulaga kering dan basah. Kapulaga kering biasanya bisa bertahan hingga 3 tahun, kemudian untuk jenis basah biasanya bisa bertahan sekitar 10 hari.

Jika benar – berhasil membudidaya, Anda bisa mengirimkannya ke banyak daerah lain. Misalnya ke luar pulau dan luar kota. Meskipun akan ada ongkos pengiriman, namun hal ini bukan masalah asalkan mendapat keuntungan.