Login

Pemanfaatan Atap Rumah sebagai Lahan Pertanian

Dipublikasikan pada 08 Juli 2022 15:07:27

How To

Dewasa ini, dengan semakin meningkatnya pembangunan di daerah perkotaan akan mengakibatkan semakin berkurangnya lahan pertanian yang produktif. Keterbatasan lahan membuat orang perkotaan mulai memanfaatkan atap rumah sebagai tempat untuk berkebun. Mereka menyadari bahwa berkebun tidak harus memiliki lahan yang luas. Dengan ide dan sedikit kreativitas, berkebun bisa dilakukan di lahan sempit seperti pada atap rumah.

Sebelum memulai memanfaatkan atap rumah untuk lahan pertanian, alangkah baiknya memperhatikan beberapa hal penting yang perlu disiapkan.

1. Sediakan Lahan

Sebenarnya tidak semua rumah dapat memanfaatkan atap rumahnya menjadi lahan terbuka
hijau. Untuk dapat membuat kebun atau taman di atas rumah, biasanya atap rumah berbentuk datar dan terbuat dari dak beton. Tidak ada patokan khusus seberapa luas atap yang ideal untuk dijadikan kebun. Jadi, atap dengan luasan yang terbatas pun bisa kamu manfaatkan.

2. Waterproofing

Hal terpenting sebelum memulai menyulap atap menjadi kebun yang cantik adalah memastikan bahwa tidak ada kebocoran di atap rumahmu. Atau kemungkinan air dapat merembes masuk ke ruangan di bawah atap. Disarankan, kamu melakukan pengetesan dulu, coba genangi atap tersebut dengan air selama beberapa hari. Jika tidak ada kebocoran, maka atap pun aman untuk dijadikan kebun.

3. Bangun Sistem Drainase Air

Selain menggunakan lapisan waterproof, sediakan juga sistem drainase yang baik. Sistem drainase ini diharapkan agar sisa air dapat dialirkan ke saluran pembuangan air.

4. Tentukan Media tanammu

Penggunaan atap sebagai lahan pertanian memang sangat terbatas, tetapi pemilihan media tanam dapat berdampak besar bagi berlangsungnya pertanian. Terdapat 2 contoh media pertanian yang dapat digunakan di atap rumah. Pertama, menggunakan pot sebagai wadah. Sama halnya membuat lahan pertanian sederhana di halaman rumah, penggunaan pot dapat menjadi modul tanaman untuk kebun di atap rumah. Serta, penggunaan pot ini dapat diletakkan secara bertingkat. Selain menggunakan Pot dapat menggunakan bak, kantong, dan wadah bekas. Kedua, Penerapan Pengguanaan Hidroponik. Hidroponik merupakan teknik penanaman di luar medium tanah dan menggantinya dengan medium air, akan tetapi metode penanaman ini tidak memerlukan pasokan air yang banyak, justru sangat cocok untuk diterapkan di area yang minim air.

5. Pilihlah tanaman yang mudah dibududaya

Beberapa tanaman yang cocok ditanam di berbagai media tanam diatas. Untuk media Pot dan
yang lainnya, dapat ditanami cabai, tomat, daun mint, kacang-kacangan, dll. Selain itu tanaman hidroponik yang cocok untuk ditanam untuk kebun di atap rumah di antaranya cabai, sayur-sayuran hijau seperti selada dan mentimun, juga buah-buahan seperti tomat dan melon. (Ang)