Login

Urban Compost, Olah Ribuan Liter Sampah Organik Rumah Tangga Jadi Pupuk Kompos

Dipublikasikan pada 03 Juni 2022 13:40:11

Inspirasi Usaha

Sampah jenis organik bila pengolahannya tepat bisa berubah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat. Seperti yang dilakukan oleh Buya Azmedia, pemilik Urban Compost, berasal dari Mengwi, Badung, Bali.

Mengutip YouTube Tanilink TV, Buya mendirikan Urban Compost yang merupakan jasa pengangkutan sampah organik dan jasa kompostik ini sejak tahun 2019. Ada 2 jenis sampah organik yang dipakai, yaitu sisa makanan dan kebun.

Untuk pengambilan sampahnya sendiri dari rumah warga, restoran dan perkantoran. Urban Compost berusaha memberikan solusi supaya limbah organik yang ada tidak mencemari lingkungan. Penggunaannya sangat mudah, hanya tinggal ditabur.


Urutan Proses Mengolah Sampah Jenis Organik Hingga Menjadi Pupuk Kompos


Selain sebagai pupuk, kompos ini juga cocok dipakai sebagai media tanam. Sebab, kandungan nutrient di dalamnya cukup tinggi. Buya menjelaskan, bahwa proses pengolahan sampah jenis organik menjadi pupuk kompos sebagai berikut:

  1. Pengangkutan

    Saat proses pengangkutan limbah, kendaraan yang digunakan jenis tertutup. Untuk wadahnya menggunakan ember tertutup agar tidak menimbulkan polusi bau. Mengenai pengangkutan dilakukan setiap satu minggu sekali.

  2. Proses Pengomposan

    Setelah pengangkutan, tahap berikutnya adalah proses pengomposan. Pada tahapan ini, dibutuhkan sampah kebun dari daun, ranting maupun tanaman yang sudah dicacah hingga berukuran kecil.

    Sampah kebun ini diletakkan pada bagian dasar atau paling bawah kotak khusus sebagai wadah pengomposan. Setelah itu barulah dimasukkan makanan. Jumlah sampah kebun yang digunakan 4 kali lebih banyak dibandingkan sampah jenis organik.

    Tumpuk lagi dengan cacahan kebun, lalu makanan. Tahapan ini dilakukan secara berulang hingga kotak penuh dan pastikan bagian paling atas adalah cacahan kebun. Makanan yang ukurannya besar dipotong kecil-kecil terlebih dahulu supaya pembusukan lebih cepat. “Untuk kompos, harus bisa menyeimbangkan kandungan nitrogen dan karbon. Di mana karbon disuplai oleh sampah kebun, sementara sampah makanan dominan mengandung nitrogen”, Buya menjelaskan mengapa perlu menggunakan 2 jenis.

    Jika proporsinya pas, olahan sampah jenis organik tidak akan menimbulkan bau. Setiap perubahan suhu diukur. Selama kurang lebih 3 hari, suhu akan meningkat 70 derajat. Setelah itu, 2 hari kemudian suhu kembali turun.

    Pada saat suhu turun inilah waktu pemindahan paling tepat. Rata-rata waktu tunggu pemindahan ini sekitar 1 minggu. Tujuan dari pemindahan supaya setiap permukaan pupuk tersuplai merata oleh oksigen atau udara.

    Patokan suhu yang digunakan saat pemindahan yaitu ketika turun mencapai 30 derajat. Pemindahan dilakukan beberapa kali dengan kurun waktu sama yaitu 1 minggu. Hasil akhirnya akan berubah warna menjadi menghitam.

  3. Penyaringan

    Pupuk yang sudah menghitam, perlu disaring dan siap digunakan. Akan ditemukan beberapa materi belum busuk sempurna, sehingga dibutuhkan pemrosesan kembali. Proses ini lebih lama, seperti biji mangga. Jadi, sisa penyaringannya tidak dibuang.


Bagaimana Perlakukan Terhadap Hasil Olahan Sampah Organik Bila Hujan Tiba?


Jika terjadi hujan, pupuk harus dipindahkan setelah hujan mereda. Bisa juga ditambahkan material karbonnya. Ciri kompos yang sudah jadi yaitu tidak bau sama sekali, warnanya hitam, tidak lengket ditangan.

Selama tahun 2019 mengolah sampah jenis organik, Urban Compost sudah berhasil mengolah hingga 15.000 liter. Sedangkan kompos yang berhasil dikembalikan kepada pelanggan sekitar 20 ton. Untuk omset setiap bulan yang diperoleh bisa mencapai hingga 35 juta.

Urban Compost memiliki karyawan sejumlah 6. Urban Compost tidak khusus menjual kompos. Tapi, pelanggan membayar biaya bulanan untuk memperoleh jasa service. Mulai dari pengangkutan, ember dan pengembalian kompos setiap bulannya.

Tarif untuk rumah tangga mulai dari Rp. 50.000 per bulan. Sedangkan untuk restoran mulai dari Rp. 150.000. Mengenai tarif harga pengangkutan sampah jenis organik, tergantung dari lokasi, jarak dan unit ember yang diambil.