Tanaman hias kokedama cocok bagi Anda yang ingin menanam tumbuhan tanpa pot. Tanaman kodedama masih jarang diketahui oleh masyarakat. Jadi, kokedama ini berasal dari bahasa Jepang, koke artinya lumut dan dama bermakna bola.
Disebut demikian karena proses pembuatannya dari tanah yang dibentuk menyerupai bola. Setelah itu dibungkus menggunakan lumut. Untuk media tanamnya tidak harus memakai lumut hijau, bisa sabut kelapa atau lumut Jepang.
Kokedama adalah teknik bertanam tanpa menggunakan pot asal Jepang. Melansir YouTube Tanilink TV, Ibu Teny, pembudidaya teknik ini, berasal dari Margo Asri, Puro, Karangmalang, Sragen, sudah berhasil membuat banyak tanaman tanpa pot.
Tata Cara Membuat Tanaman Hias Kokedama Mudah Dilakukan
Tata cara membuat tanaman hias kokedama bukanlah hal yang sulit dilakukan dan Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Pastikan sebelum memulai tidak ada bahan dan alat yang terlewat untuk dipersiapkan.
Ibu Teny mengungkapkan, bahwa bahan-bahan yang perlu dipersiapkan sebagai media meliputi tanah, pasir malang, sekam bakar, pupuk organik dan air. Sedangkan alatnya, tempat untuk mengaduk media, sarung tangan, gunting, pinset, benang jahit dan benang hias.
Langkah-langkahnya akan dijelaskan pada uraian berikut. Namun sebelum memulai proses pembuatan tanaman hias kokedama, gunakan sarung tangan terlebih dahulu.
- Langkah pertama, campurkan seluruh bahan media, yaitu tanah, pasir malang, sekam bakar, pupuk organik, lalu beri air. Perbandingan keempat bahan ini 1:1:1:1, kemudian aduk seperti adonan.
“Mengenai pemilihan jenis media, tidak memiliki ketentuan baku. Paling penting porositas tanah tersebut baik supaya tumbuhan tidak busuk”, Ibu Teny menjelaskan.
Porositas adalah proporsi ruang pori suatu tanah dalam volumenya, yang bisa ditempati oleh udara serta air, sehingga merupakan indikator keadaan drainase dan aeresi dari tanah. - Setelah sudah tercampur, bentuk bulatan menjadi seperti bola, lalu tekan. Bila dirasa sudah cukup kuat, belah menjadi dua. Berikutnya, persiapkan tanaman, bersihkan bagian akarnya. Biarkan tanah yang ada pada tanaman menempel di akar.
Letakkan calon tanaman hias kokedama di antara bola tanah, rapikan hingga akar tidak terlihat. Ada alasan mengapa bola tanah ini dibuat setengah terlebih dahulu, yaitu supaya posisi akar tetap berada di bagian tengah. - Bila sudah, tutup tanah memakai sabut kelapa. Kemudian ikat menggunakan benang jahit dan usahakan warnanya sama dengan sabut kelapa. Sekarang, Anda tinggal menghiasnya supaya terlihat lebih cantik.
- Untuk proses menghias, gunakan double benang hias, lalu ikatkan pada kokedama. Dimulai dengan bagian tengah, posisi agak miring dan ikat kencang. Mulai ikat dari kanan menyeberang ke kiri hingga penuh, nantinya akan berbentuk ikatan kotak-kotak.
Jika sudah penuh, ikat kencang. Anda bisa memasukkan sisa benang ke dalam kokedama menggunakan pinset supaya terlihat lebih rapi. Kokedama sudah jadi, tinggal perawatannya.
Cara Merawat Tanaman Kokedama Bukanlah Hal Sulit
Bukanlah hal sulit merawat tanaman hias kokedama. Langkah pertama, ambil baskom untuk merendamnya, lalu masukkan air. Usahakan saat merendam seluruh gumpalan terkena air.
“Durasi perendamannya sekitar 2 menit. Tiriskan sesudah bagian gelembung udaranya hilang, lalu lakukan penjemuran di bawah matahari selama 30 menit”, terang Ibu Teny.
Pemupukannya memakai NPK dalam kurun waktu 1 bulan sekali. Takarannya, setengah sendok makan dicampur air 2 liter. Celupkan kokedama, rendam selama dua menit, lalu tiriskan dan jemur di bawah sinar matahari. Sedangkan penyiramannya 1 minggu sekali.
Proses pembuatan kokedama sudah selesai dan Anda bisa memajangnya di berbagai tempat. Seperti meja, dinding bahkan dengan cara digantung. Sesuaikan saja dengan selera, Anda ingin meletakkan tanaman hias kokedama dengan cara yang mana.