Login

Tips Merawat Sukulen Mini dalam Ruangan

Dipublikasikan pada 06 Mei 2022 14:53:24

How To

Pecinta tanaman hias mungkin sudah tidak asing dengan istilah sukulen. Sukulen adalah sebutan untuk jenis tanaman yang bisa menyimpan air pada bagian tubuhnya, sehingga tahan hidup pada kondisi kering. Bagian-bagian yang menyimpan air ini, misalnya pada batang dan daun, memiliki lapisan pelindung yang tebal untuk mencegah air menguap dengan cepat. Jadi lidah buaya dan kaktus pun sebenarnya termasuk sukulen, tapi tidak semua sukulen adalah jenis kaktus dan lidah buaya. Ukurannya pun bervariasi tergantung jenisnya, mulai dari hanya sejempol hingga mencapai 20 meter, tapi yang dianggap sukulen oleh kebanyakan orang Indonesia adalah sukulen-sukulen mini.

Sukulen-sukulen mini ini menjadi pilihan menarik untuk mereka yang ingin menghadirkan alam dalam ruangan, tapi tidak punya ruang luas atau jadwal teratur untuk merawat tanaman. Perawatan sukulen relatif mudah tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya sukulen bisa bertahan hingga tahunan. Baca artikel ini sampai selesai ya.

Tidak perlu menyiram terlalu sering

Seperti disebutkan di awal, sukulen memiliki cadangan air pada tubuhnya. Tidak perlu menyiraminya setiap hari. Hanya sirami saat media sudah kering saja. Penyiraman seminggu sekali biasanya cukup sukulen berukuran sekitar 8 cm. Penyiraman terlalu sering menyebabkan sukulen cepat busuk atau terserang jamur. Ketika menyiram, pastikan airnya langsung mengenai media tanam. Air yang menempel di daun menyebabkan daun rentan terbakar atau terserang jamur.

Letakkan pada tempat yang terkena sinar matahari

Seperti tanaman pada umumnya, sukulen memerlukan cahaya matahari. Jadi sebaiknya letakkan pada lokasi yang mendapatkan sinar matahari, misalnya dekat jendela. Sukulen idealnya mendapatkan sinar matahari kurang lebih 6 jam dalam satu hari. Sukulen sebaiknya tidak terkena cahaya matahari secara langsung, untuk menghindari daun hangus. Di alam, sukulen biasanya tumbuh di bawah tanaman lainnya, sehingga sedikit terlindung dari sinar matahari.

Beri pupuk secukupnya

Meski sukulen bisa bertahan hidup pada tanah kering dan tidak subur, tapi jika ingin sukulen lebih sehat, sebaiknya berikan pupuk secara berkala. Terutama karena nutrisi dalam media tanam akan berkurang seiring waktu. Pemupukan sukulen sebanyak tanaman pada umumnya, dan untuk waktunya, sebaiknya lakukan saat musim kemarau. Pupuk yang digunakan sebaiknya berupa pupuk cair atau pupuk yang dicairkan, sehingga bisa sekaligus dilakukan untuk menyirami tanaman. 

Pastikan pot memiliki lubang air 

Kondisi lembab membuat sukulen rentan terserang jamur, maka sukulen sebaiknya ditanam menggunakan media tanam berpori dan tidak mampu mengikat air dalam jumlah besar, seperti campuran sekam, pasir malang dan kerikil. Hindari media tanah jika memungkinkan. Sementara untuk potnya, pastikan bagian bawahnya berlubang supaya air penyiraman tidak menggenang. (vno)