Apakah Anda tahu bahwa budidaya vanili menguntungkan dengan omzet mencapai puluhan hingga ratusan juta per tahun? Mungkin belum banyak orang yang mengetahui hal ini, karena tanaman ini memang belum terlalu populer di Indonesia.
Namun, menurut I Wayan Rinaya DSW, seorang petani di Desa Ambengan, Buleleng, Bali, dalam chanel Youtube Tanilink TV, bertani tanaman sejenis anggrek ini sangat menguntungkan. Hanya bermodal Rp40 juta dapat menghasilkan Rp100 juta per tahun.
Jika Anda tertarik untuk melakukan pembudidayaan tanaman ini untuk menghasilkan cuan bisa simak paparan berikut.
Persiapan Menanam Vanili di Green House
Patut Anda ketahui, harga buah vanili saat ini mencapai Rp250 ribu per kilo dalam kondisi basah. Untuk bibit jenis Planifolia yang dikembangkan Pak Wayan, hasil buahnya mencapai 2 kg per tanaman. Inilah yang membuat budidaya vanili menguntungkan.
Jika satu kali panen dari 400 pohon menghasilkan 400 kg saja, hasil yang didapatkan bisa mencapai Rp100 juta. Keuntungan ini bisa didapat setiap kali panen (setahun sekali) selama 5 hingga 10 tahun (menyesuaikan masa hidup tanaman).
Berikut rincian persiapan yang dibutuhkan untuk persiapan budidaya:
- Lahan
Setidaknya Anda membutuhkan 2 are untuk pembangunan green house budidaya vanili menguntungkan. Bisa juga tidak menggunakan green house dan menanam di lahan biasa, tapi pastikan tanaman tetap memiliki pelindung dari cahaya matahari. - Media Tanam
Media tanam yang dibutuhkan harus gembur dan mengandung NPK (Nitrogen, Pospor, dan Kalsium). Anda bisa mengolahnya dari campuran kompos atau menggunakan media tanam organik Panca Media. - Tajar
Agar hasil budidaya vanili menguntungkan, Anda juga membutuhkan tajar, yaitu semacam tiang yang terbuat dari cocofiber (serat kulit kelapa) yang sudah direndam dalam air agar zat tanin (racun) keluar. Cara membuatnya dengan menggunakan pipa sepanjang 3-4 meter sebagai penopang, kemudian cocofiber ditempelkan pada sekeliling pipa dan dibungkus dengan kawat anyam. - Bibit
Anda sebaiknya menggunakan bibit semai Planofolia yaitu tanaman vanili bertandan dua yang menghasilkan lebih banyak buah dibandingkan bibit lain. Ada dua jenis pilihan bibit yaitu bibit semai dan sulur. Bibit sulur lebih direkomendasikan karena lebih cepat tumbuh, hanya membutuhkan 2-3 bulan untuk bertunas. - Penghalang Cahaya Matahari
Ini dibutuhkan untuk melindungi tanaman dari sinar matahari langsung, sebab vanili hanya membutuhkan 50% cahaya matahari. Jika lebih dari 70% daun akan menguning dan pohon mengalami kematian perlahan-lahan.
Cara Budidaya Vanili di Green House
Untuk cara budidaya vanili menguntungkan Anda bisa menanam bibit pada pot atau menggunakan bedeng dengan ukuran lebar 1 meter. Panjang bedeng bisa menyesuaikan lahan, tapi pastikan jarak per pohon minimal 1 meter.
Berikut proses penanaman menggunakan bibit sulur:
- Siapkan media tanam di pot atau bedeng.
- Tancapkan tajar di bagian tengah dengan jarak masing-masing minimal 1 meter. Pastikan tertancap kuat agar dapat menopang pertumbuhan rambatan vanili.
- Ambil sulur bibit sepanjang 1-4 meter yang sudah dikeringkan 3-7 hari atau hingga getahnya kering. Pastikan akar udaranya telah dibuang dan 2 daun di bagian pangkal juga dipotong.
- Ikat pertengahan sulur pada tajam, jangan terlalu kencang agar nutrisi tidak terhambat.
- Lalu bagian ujungnya di masukkan ke media tanam secara horizontal sepanjang 10-15 cm, pastikan bagian ujung tidak tertutup agar tidak mengalami pembusukan.
- Tunas baru akan muncul setelah 1-2 bulan.
Budidaya vanili ini cukup mudah dan perawatannya juga sangat simpel. Setelah tunas muncul, Anda hanya perlu melakukan penyiraman sekali atau dua kali sehari tergantung cuaca. Lalu berikan pupuk organik 3-6 bulan sekali.
Pastikan menyiangi rumput liar yang tumbuh sejak rumput kecil, karena jika rumput sudah besar apabila dicabut akan memengaruhi akar vanili. Siangi juga akar udara secara berkala dan potong bagian pucuk setelah usia 2 tahun untuk merangsang pertumbuhan bunga.
Perhatikan pengaturan sulur agar tidak merambat jauh, sebaiknya kaitkan sulur ke bagian atas agar menumpuk dan membuatnya stres sehingga makin merangsang pertumbuhan bunga.
Sangat simpel, sederhana, dan tidak membutuhkan modal besar, tapi sangat menguntungkan. Budidaya vanili ini bisa dilakukan di daerah dataran rendah maupun tinggi sehingga sangat fleksibel.