Login

Bunga Telang: Manfaat untuk Badan, Hewan, dan Lahan

Dipublikasikan pada 17 Februari 2022 13:44:36

Food & Health

Nama latinnya Clitoria ternatea, karena bunga yang pertama kali diteliti berasal dari Ternate. Meskipun begitu, bunga telang diyakini berasal dari Amerika Latin yang kemudian menyebar ke wilayah tropis, termasuk Asia Tenggara. Kamu bisa menemukan bunga ini di banyak wilayah di Indonesia, tapi mungkin dengan nama yang berbeda. Orang Sumatra kadang menyebutnya bunga kelentit, sementara di Jawa lebih sering disebut kembang teleng. Di Sulawesi, orang lebih mengenal bunga ini dengan sebutan bunga talang atau taman lareng, sementara di Maluku disebut bisi atau seyamagulele.

Tanaman ini sebenarnya tanaman liar yang bisa ditemukan di tepian hutan. Sebagian orang memanfaatkan batang dan daunnya sebagai pakan ternak ruminansia. Ternyata, tanaman bunga telang memang sumber protein yang baik untuk ternak, dengan kandungan protein berkisar antara 21-29%. Bunga telang termasuk tanaman polong-polongan seperti kedelai, yang berarti akarnya memiliki bintil-bintil berisi bakteri Rhizobium yang mengikat nitrogen dari udara, lalu memasok unsur N ke tanah.

Kalau tanamannya punya banyak manfaat untuk pertanian, maka bunganya punya banyak kegunaan untuk kesehatan. Bunga telang sudah lama digunakan di banyak negara, terutama Asia, sebagai pewarna makanan atau kain. Tidak hanya sebagai pewarna, ekstrak bunga telang juga sering digunakan sebagai ramuan herbal untuk menjaga kesehatan mata dan mengendalikan kadar gula darah. Tren penggunaan bahan-bahan alami mendorong dilakukannya banyak penelitian mengenai tanaman obat, termasuk di antaranya pengaruh ekstrak bunga telang terhadap kesehatan. Sebuah ulasan yang dipublikasikan oleh Universitas Monash menuliskan bahwa ekstrak bunga mengandung senyawa-senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan, anti bakteri, dan anti jamur.

Menariknya lagi, larutan bunga telang ini bisa berubah warna jika keasamannya berubah. Jika diseduh dengan air biasa, yang pH-nya biasanya sekitar 7 atau netral, sari bunga telang berwarna biru keunguan. Tapi jika ditambah perasan jeruk nipis, airnya akan berubah menjadi biru kehijauan. Makin asam, warna birunya makin muda. Sementara kalau diseduh dengan air ber-pH tinggi atau basa, warnanya akan menjadi pink.

Nah, kalau di pertanian, sari bunga telang ini mungkin bisa jadi cara alternatif untuk mengetahui keasaman tanah ya? (vno)