Daun kelor (Moringa oleifera) memang kecil tapi manfaatnya besar. Kandungan gizi yang terkandung di dalamnya cukup lengkap, seperti protein, kalsium, vitamin A, vitamin C, folat, antioksidan, dan berbagai mineral yang penting untuk tubuh.
Tanaman ini cepat sekali tumbuh, jadi harus rutin dipangkas. Pangkasan daun bisa saja dijadikan pupuk, tapi sayang sekali, kalau tanaman bergizi tinggi ini tidak dikonsumsi. Salah satu cara supaya bisa menyimpannya lebih lama adalah dengan membuatnya jadi bubuk. Asal disimpan di tempat kering dan tertutup, bubuk atau tepung daun kelor bisa disimpan lebih lama daripada daun kelor segar.
Berikut beberapa tips-nya:
- Pilih daun yang berwarna hijau tua tanpa cacat.
Petik dari tanaman yang usianya sudah di atas 3 tahun. Lakukan saat pagi hari, supaya kandungan gizinya maksimal. - Gunakan wadah berrongga atau waring untuk penampungan sementara
Kalau daun yang dipanen hanya segenggam, tentunya bisa langsung segera diolah. Tapi kalau daun yang dipanen cukup banyak, lebih dikumpulkan dulu di sebuah wadah. Gunakan wadah yang berrongga atau waring, supaya daun tidak terlalu panas. - Rutin membalik daun kelor saat pengeringan.
Setelah daun kelor dicuci dan ditiriskan, langkah berikutnya adalah memisahkan batangnya dan mengeringkan daunnya. Daun kelor bisa dikeringkan dengan suhu sekitar 30 oC selama kurang lebih 2 hari. Tandanya daun kelor benar-benar kering adalah saat daun kelor sudah mencapai kadar 5% atau saat daunnya mudah hancur.
Yang harus diperhatikan saat pengeringan adalah lokasi pengeringan memiliki aliran udara yangbaik dan tidak lembab, serta ketebalan hamparannya tidak boleh lebih dari 2 cm. Selain itu, hamparan daun harus sering dibalik, supaya bagian bawahnya tidak menjadi lembab dan
tumbuh jamur. - Penepungan
Daun kelor kering dibubukkan menggunakan mesin penepung secara berulang, atau bisa juga menggunakan blender bumbu. Tiga kali penepungan biasanya cukup untuk membuat bubuk daun kelor yang cukup halus. Untuk konsumsi pribadi, bubuk daun kelor boleh saja tidak diayak. Tapi kalau mau mendapatkan hasil lebih halus, bubuk bisa diayak dengan ayakan 80 mesh.
Bubuk daun kelor bisa ditambahkan dalam berbagai adonan kue, mie, masakan, atau minuman untuk menambah nilai gizinya, atau bahkan untuk masker perawatan wajah.