Login

Pembuatan Kumbung Jamur

19 Mei 2020 17:22:04 | How To

Jamur bukan barang baru dalam kuliner nusantara. Indonesia sendiri telah mengenal dan membudidayakan beberapa jamur, antara lain jamur merang, jamur kuping, jamur payung Shiitake, dan jamur tiram.

Budidaya jamur bisa dilakukan dalam skala rumah tangga. Pengeluaran utama untuk budidaya jamur skala rumah tangga adalah pada pembuatan kumbung atau rumah jamur dan penyediaan media. Untungnya, kumbung bisa dibangun sekali saja dan bisa digunakan seterusnya. Bahan-bahan untuk membuat kumbung juga relatif mudah diperoleh.

Selain media tanam, kondisi kumbung ikut menentukan kualitas jamur yang dihasilkan. Jamur umumnya tumbuh baik pada suhu 18 – 20oC dengan kelembaban udara sekitar 80-90%.  Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat pembuatan kumbung, kondisi lingkungan tersebut bisa tercipta dan jamur bisa tumbuh dengan baik.

  1. Sirkulasi udara dalam kumbung harus cukup
    Sirkulasi udara penting untuk menjaga kelembaban dan sirkulasi oksigen dalam kumbung. Jamur membutuhkan oksigen untuk pertumbuhannya.. Untuk menyediakan sirkulasi udara yang baik, dinding kumbung sebaiknya menggunakan anyaman bambu. Dan untuk mengurangi panas yang masuk ke kumbung, bilik bambu bisa dilapisi plastik tahan panas. Kumbung juga harus memiliki jendela yang dibuka secara berkala.

  2. Cahaya tetap masuk dalam kumbung
    Meskipun jamur menyukai hawa dingin, sinar matahari masih diperlukan untuk merangsang pertumbuhan tangkai dan tudung. Sinar lampu tidak bisa menggantikan manfaat sinar matahari. Jamur hanya membutuhkan cahaya sekitar 20% pada siang hari (remang-remang). Jika terlalu terang, justru akan menyebabkan jamur layu.  Saat malam hari, kumbung harus dibiarkan gelap.

  3. Isi tidak melebihi kapasitas
    Petani biasanya berusaha mengisi kumbung dengan baglog sebanyak-banyaknya supaya mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya. Namun langkah ini justru menghasilkan jamur dengan kualitas rendah. Karena terlalu padat, suplai oksigen untuk jamur menjadi kurang.

  4. Arah kumbung
    Kumbung sebaiknya menghadap utara-selatan, supaya tidak terkena cahaya matahari langsung.


    Idealnya, kumbung memiliki tinggi 3-4 meter, sedangkan untuk lebar dan panjangnya disesuaikan dengan jenis dan banyak jamur yang akan ditanam. Sebagai gambaran, kumbung lebar 4 meter dan panjang 6 meter bisa memuat 1000 baglog. Adapula yang membuat kumbung dengan panjang 8 meter dan lebar 6 meter untuk jamur merang, sedangkan untuk jamur kancing, panjang kumbung bisa mencapai 12 meter dengan lebar 18 meter. (vno)