Login

Krinjing, Kopi Asli Bumi Pertiwi di Festival Desa Lestari 2019

Dipublikasikan pada 17 Desember 2019 15:35:31

Berita & Artikel

Di Indonesia, kopi merupakan komoditas yang terus dibudidayakan dan diperdagangkan. Bahkan kopi termasuk satu dari tujuh komoditas ekspor strategis Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kopi digemari oleh masyarakat dunia.

Siapa yang tidak kenal buah kecil yang memiliki rasa yang begitu nikmat dengan aroma yang sangat khas, baik wanita atau pria, tua ataupun muda semua menikmati minuman yang sangat lezat ini.Di Nusantara, terdapat banyak sekali jenis kopi, salah satunya adalah kopi krinjing. Kopi Krinjing merupakan salah satu kopi asli hasil petani bumi pertiwi, uniknya nama kopi tersebut diambil dari nama desa para pengolah itu sendiri yakni Desa Krinjing Kecamatan Watumalang Wonosobo Jawa Tengah.

Usaha paguyuban  yang dimulai sejak tahun 2018 ini dipelopori oleh pemuda pemudi yang bergerak aktif di Karang Taruna Desa Krinjing. Pemuda yang berjumlah 8orang laki laki  bekerja sama bahu membahu membangun serta mengembangkan hasil potensi buah kopi asli desa mereka melalui paguyuban usaha kopi krinjing ini. Modal awal yang mengandalkan kas Karang Taruna yang berkisar 3 juta rupiah, mereka gunakan untuk membeli  alat alat utama. Meskipun sudah hampir setahun lebih berjalan para barista masih mengalami kendala yaitu pada kebutuhan alat dan barang, Omset penjualan digunakan untuk membeli alat alat dan kebutuhan lainnya.

Ditemui pada event Festival Desa Lestari 2019 yang diselenggarakan oleh Business Watch Indonesia, Tani Link Aplikasi Pertanian Modern dan bekerjasama dengan DISPERMADESDUKCAPIL Jawa Tengah di parkir timur The Park Mall Solo Minggu (15/12) 2019. Untung, salah satu pelopor Kopi Krinjing menceritakan tentang latar belakang berdirinya usaha Kopi Krinjing.

“.. Alasannya simple, saya dan teman teman ingin membawa nama baik desa Krinjing  ke kancah Nasional maupun International melalui kopi”,  ujar Untung.

Kopi Krinjing menggunakan jenis kopi Arabica, dimana jenis Arabica mempunyai keunggulan pada rasa, arabica juga memiliki kandungan gula dan lipid yang lebih tinggi daripada robusta sehingga relatif lebih manis saat diminum tanpa perlu menggunakan gula.

Para barista kopi krinjing mengembangkan inovasi kopi  mereka melalui beberapa varian rasa seperti kopi natural, kopi susu, Javanese style, coffee late, Americano,Vietnam drip VGO/tubruk, kopi krinjing lebih ditekankan pada rasa bukan pada kuantitas.

Selain mengikuti event-event besar, untuk saat ini kopi krinjing juga sebagai pendistributor café - cafe kopi di daerah solo. Siapa sangka meskipun hanya kopi hasil petani desa  kopi krinjing juga sudah merambah luar pulau jawa seperti Kalimantan dan Medan. Meskipun demikian untuk pemesanan kopi krinjing sendiri masih melalui kontak perorangan. Kopi Krinjing belum memasarkan produknya melalui secara online.

Untung sebagai salah satu barista di usaha kopi krinjing mengatakan banyak sekali manfaat yang didapat dari mendirikannya paguyuban kopi krinjing. Selain memperkenalkan dan membawa nama baik desa krinjing pada nasional, pada usaha kopi ini ia mendapatkan banyak sekali pengalaman, teman dan relasi. Karena menurutnya pada kopi rasa pahit dan manis menyatu dalam kehangatan.


Kontributor : Yunisara