Login

Cara Budidaya Brokoli Organik

20 November 2019 15:32:52 | How To

Brokoli termasuk dalam keluarga tanaman kubis-kubisan. Brokoli merupakan salah satu sayuran padat gizi. Karena kaya akan zat besi, sayuran ini menjadi salah satu makanan favorit para vegan untuk menggantikan nutrisi dari daging. Selain itu, brokoli kaya akan serat, vitamin C dan vitamin K. Brokoli juga mengandung protein lebih banyak daripada sebagian besar sayuran.

Tanaman brokoli umumnya ditanam di daerah yang berhawa sejuk, dengan ketinggian di atas 1000 meter di atas permukaan laut.  Berikut cara menanamnya secara organik.

Persiapan

  • Siapkan benih antara 300 – 350 gram per hektar.
  • Siapkan bedengan persemaian dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos (perbandingan 1:1)

Persemaian

  • Rendam benih dalam air hangat (50 oC) atau dalam larutan perangsang akar atau agen hayati sampai terlihat pecah. Biasanya dalam waktu kurang 12 jam, benih mulai terlihat pecah.
  • Buang benih yang mengambang saat perendaman.
  • Sebar benih secara merata pada bedengan persemaian, kemudian tutup dengan daun pisang selama 2 -3 hari.

# Beri atap kasa/plastic pada bedengan dan persemaian untuk menghindari serangan OPT.

  • Setelah 7 – 8 hari, pindah benih ke dalam bumbunan daun pisang / pot plastik dengan media yang sama.
  • Sirami tiap hari sampai tanah lembab tapi tidak menggenang

Persiapan Lahan

  • Jangan menggunakan lahan yang pada musim tanam sebelumnya ditanami kubis-kubisan.
  • Kumpulkan sisa tanaman (jika masih ada), lalu kubur dalam tanah.
  • Cangkul tanah hingga gembur kemudian buat lubang-lubang tanam dengan jarak tanam 70 cm (antar baris) x 50 cm (dalam baris) atau 60 cm x 40 cm.
  • Lakukan pengapuran jika pH tanah kurang dari 55. Pengapuran menggunakan kaptan/dolomit dengan dosis 15 ton per hektar pada 3 – 4 minggu sebelum tanam. Kaptan/Dolomit disebar merata pada permukaan tanah.

 Penanaman

  • Bibit siap ditanam di lahan setelah berumur 3 – 4 minggu atau memiliki empat atau lima daun sejati.

Pemupukan

  • Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang sebanyak 2 ton per hektar
  • Sebar pupuk dasar secara merata di lahan, sebelum penanaman
  • Berikan pupuk lanjutan berupa pupuk kandang atau kompos sebanyak 0,15 kg per tanaman.
  • Sebar pupuk lanjutan mengelilingi batang tanaman.
  • Pupuk lanjutan diberikan 3 kali hingga menjelang panen, yaitu pada 7 – 10 HST, 20 HST dan 30 – 35 HST

Pemeliharaan

  • Sirami tanaman setiap hari sampai tanaman brokoli tumbuh besar dan terlihat segar
  • Penyiraman dilanjutkan sesuai kebutuhan.
  • Penyulaman harus segera dilakukan jika ada tanaman yang mati, tapi hanya untuk tanaman yang berusia kurang dari 15 hari.
  • Lakukan penyiangan dan pendangiran bersamaan dengan pemupukan lanjutan.
  • Potong tunas cabang ataun daun yang menua/ menguning.
  • Saat bunga mulai terbentuk, ikat daun sehingga massa bunga terlindung dari sinar matahari.

Pengendalian OPT

  • OPT tanaman brokoli sama dengan OPT kubis-kubisan, sehingga pada musim tanam sebelumnya sebaiknya tidak menanam kubis, supaya tidak ada hama / penyakit tertinggal di lahan.
  • OPT utama tanaman brokoli adalah ulat daun kubis, bengkak akar, busuk hitam, busuk lunak, dan bercak daun
  • Beberapa cara pengendalian OPT brokoli tanpa bahan kimia:
  • Cabut dan musnahkan tanaman muda yang terserang bengkak akar
  • Gunakan musuh alami dan pestisida nabati
  • Tumpangsari, misalnya dengan tomat
  • Pengendalian OPT dengan pestisida nabati dilakukan dengan benar, mengikuti prinsip 4Tepat.

Pemanenan

  • Panen brokoli saat bunga sudah padat dan kompak.
  • Pemanenan dilakukan dengan cara memotong pangkal batang, dengan menyisakan 6 – 7 helai daun sebagai pembungkus bunga brokoli.
  • Lakukan pemanenan pada pagi hari setelah embun menguap atau sore sebelum embun turun.

# Terlambat panen menyebabkan bunga tumbuh tidak merata, berwarna kekuningan dan merekah matang. Kelebihan pupuk N juga dapat menghasilkan bunga seperti bunga yang terlambat panen sehingga mutunya jelek.

Paska panen

  • Segera simpan brokoli pada suhu dingin (antara 5 – 10oC) supaya tidak cepat layu.
  • Selain disimpan pada suhu dingin, brokoli juga dapat dibungkus dengan plastic PE untuk menjaga kesegarannya.