Login

Menggiurkan, Ini Potensi Pendapatan dari Budidaya Stroberi

Dipublikasikan pada 09 Mei 2019 14:11:29

Berita & Artikel

Stroberi (Fragaria x ananassa) merupakan salah satu komoditas buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman stroberi berasal dari benua Amerika, yakni tepatnya Chili. Meski bukan tanaman asli Indonesia stroberi ternyata dapat tumbuh dan berkembang di beberapa daerah Indonesia di pegunungan yang iklimnya sejuk. Menurut penelitian Sutopo pada tahun 2016, tanaman ini masuk di Indonesia sekitar tahun 1980-an dan mulai dikembangkan secara luas tahun 1990-an.

Buah stroberi dapat dikonsumsi segar atau dalam bentuk olahan seperti sirup, selai, dodol, manisan dan bahan tambahan pada kue atau es. Menurut Hanif dkk pada tahun 2008, dalam stroberi terdapat banyak senyawa kimia, yang beberapa diantaranya berkhasiat untuk melawan penyakit kanker dan penyakit jantung. Selain itu juga bisa untuk mempercantik kulit, memutihkan gigi, menghilangkan bau mulut, dan meningkatkan kekuatan otak. Dengan banyaknya khasiat pada stroberi membuat permintaan buah stroberi meningkat, karena bertambahnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi makanan sehat.

Namun demikian, penelitian oleh Sutopo pada 2016 menyebutkan bahwa produksi stroberi dari petani masih sangat kurang sehingga belum mencukupi permintaan yang terus bertambah. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi para petani untuk mulai menanam stroberi. Sebagai gambaran, berikut adalah contoh perhitungan analisis bisnis stroberi.

Biaya-Biaya

a. Biaya tetap

No

Uraian

Jumlah

Unit

Harga per unit (Rp)

Jumlah (Rp)

1

Sewa Tanah

0,1

hektar

15.000.000

1.500.000

2

Alat-alat Pertanian

 

 

 

500.000

3

Pajak dan Iuran

 

 

 

34.000

Sub Total Biaya Tetap

2.034.000


Dengan asumsi jarak tanam yang digunakan adalah 25 cm x 25 cm, bibit stroberi yang dibutuhkan untuk 0,1 hektar sebanyak 16.000 batang.

b. Biaya Variabel

No

Uraian

Jumlah

Unit

Harga per unit (Rp)

Jumlah (Rp)

1

Bibit

16000

Batang

1.500

24.000.000

2

Pupuk Kandang

4

Ton

100.000

400.000

3

Pupuk Daun

3

Paket

45.000

135.000

4

Pupuk Buah

3

Paket

45.000

135.000

5

NPK Mutiara

5

Kg

35.000

175.000

6

Dolomit

50

Kg

100

5.000

7

Garam

50

Kg

500

25.000

8

Pestisida

5

Kg

40.000

200.000

9

Bekatul

50

Kg

2.000

100.000

10

Mulsa Plastik

1.5

Rol

370.000

555.000

11

Tenaga Kerja Pengolahan tanah & pembuatan bedengan

8

HOK

15.000

120.000

12

Tenaga Kerja pemasangan pupuk, kapur pertanian & mulsa plastik

8

HOK

15.000

120.000

13

Penanaman

2.7

HOK

15.000

40.500

14

Pemeliharaan tanaman

7.5

HOK

15.000

112.500

15

Panen dan pasca panen

45

HOK

15.000

675.000

Sub Total Biaya Variabel

26.798.000

Biaya Total Setahun
= Biaya Tetap + Biaya Variabel

= 2.034.000 + 26.798.000

= 28.832.000

Potensi Pendapatan
Dalam budidaya tanaman stroberi, perlu juga memperhitungkan persentase benih yang dapat berbunga dan berbuah. Kemampuan setiap batang tanaman untuk menghasilkan buah berbeda-beda. Pada tanaman stroberi, biasanya hanya sekitar 80% yang produktif. Dalam analisis ini, produktivitas diasumsikan sebesar 0,4 kg/tanaman/tahun. Meskipun demikian, dengan perawatan yang baik, produktivitas tanaman stroberi dapat mencapai 0,7 kg/tanaman/tahun.

Harga jual stroberi berkisar antara Rp 8.000 - Rp 40.000 per kg. Bahkan bisa mencapai Rp 80.000 per kg. Dalam analisis ini, harga jual yang digunakan adalah harga rata-rata Rp 25.000 per kg

 

Produksi per tahun

80% x 16.000 tanaman x 0,4 kg

5.120 kg

Penerimaan kotor per tahun

5.120 kg  x   Rp. 25.000

Rp. 128.000.000

Biaya total per tahun

 

Rp. 28.832.000

Pendapatan per tahun

Rp. 128.000.000 – Rp. 28.832.000

Rp. 99.168.000

Dalam 1 tahun, tanaman stroberi ini dapat dipanen hingga 5 kali, sehingga pendapatan dari budidaya stroberi dalam 1 kali panen            
= Pendapatan 1 tahun : 5

= Rp. 99.168.000 : 5

= Rp. 19.833.600